Ini bukan nasihat investasi. Informasi yang diberikan hanya untuk tujuan edukasi dan informasi serta tidak merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual produk keuangan apa pun.
Kebangkrutan perusahaan pialang itu jarang terjadi, tetapi kebangkrutan tersebut dapat berdampak signifikan pada dana trader dan pada posisi trader. Trader perlu memahami perlindungan yang tersedia, langkah-langkah yang harus diambil setelah kebangkrutan, serta ekspektasi pemulihan yang realistis. Trader yang bersiap menghadapi skenario terburuk dapat bereaksi dengan cepat, dan trader yang bereaksi cepat dapat meminimalkan kerusakan.
Apa yang terjadi pada dana saat kebangkrutan
Hal pertama yang perlu diketahui adalah bahwa dana trader dipisahkan dari dana operasional perusahaan pialang. Pemisahan ini diwajibkan oleh regulator, dan pemisahan tersebut berarti dana trader bukan bagian dari harta pailit perusahaan pialang. Dana disimpan dalam rekening terpisah di bank kustodian, dan dana dikembalikan kepada trader setelah proses kebangkrutan.
Hal kedua yang perlu diketahui adalah bahwa posisi trader dapat dipindahkan ke perusahaan pialang lain. Regulator biasanya mengatur pemindahan, dan pemindahan terjadi dalam beberapa hari hingga beberapa minggu. Posisi trader dipertahankan, dan posisi trader tidak dilikuidasi pada harga kebangkrutan.
Hal ketiga yang perlu diketahui adalah bahwa skema kompensasi investor mungkin menanggung kerugian. Skema ini menanggung kerugian hingga jumlah tertentu jika perusahaan pialang gagal mengembalikan dana yang dipisahkan. Cakupannya berbeda-beda menurut yurisdiksi, dan cakupannya berkisar dari €20.000 hingga €500.000 per klien.
Langkah-langkah yang harus diambil
Langkah pertama adalah tetap tenang dan mengumpulkan informasi. Trader tidak boleh panik, dan trader tidak boleh melakukan perdagangan baru. Trader harus membaca komunikasi dari broker, komunikasi dari regulator, dan laporan berita. Trader harus mencari pengumuman resmi, dan trader tidak boleh mengandalkan rumor.
Langkah kedua adalah memverifikasi posisi dan dana. Trader harus memeriksa saldo akun, posisi yang masih terbuka, dan riwayat perdagangan. Trader harus mengunduh laporan akun, dan trader harus menyimpan catatan tersebut di tempat yang aman. Catatan akan diperlukan untuk proses kebangkrutan dan untuk pelaporan pajak.
Langkah ketiga adalah mengikuti instruksi dari regulator. Regulator akan mengeluarkan instruksi tentang cara mengklaim dana, cara mentransfer posisi, dan cara mengajukan pengaduan. Trader harus mengikuti instruksi dengan saksama, dan trader harus menyerahkan dokumentasi yang diperlukan tepat waktu.
Langkah keempat adalah membuka akun baru di broker lain. Trader akan memerlukan akun baru untuk melanjutkan perdagangan, dan trader harus memilih broker yang teregulasi dengan reputasi yang kuat. Trader tidak boleh terburu-buru dalam mengambil keputusan, dan trader harus menggunakan pengalaman untuk memilih broker dengan perlindungan yang lebih baik.
Langkah kelima adalah mempertimbangkan implikasi pajak. Kebangkrutan dapat menimbulkan konsekuensi pajak, dan trader harus berkonsultasi dengan penasihat pajak. Penasihat pajak dapat membantu trader melaporkan kebangkrutan pada SPT, dan penasihat pajak dapat membantu trader mengklaim kerugian apa pun.
Ekspektasi pemulihan yang realistis
Ekspektasi pertama adalah waktu. Proses kebangkrutan dapat memakan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun, dan trader mungkin tidak menerima dana sampai proses tersebut selesai. Trader harus merencanakan keterlambatan, dan trader harus memiliki likuiditas yang cukup untuk menutupi biaya perdagangan selama masa keterlambatan.
Ekspektasi kedua adalah jumlahnya. Trader kemungkinan akan memulihkan dana yang dipisahkan, dan trader kemungkinan akan memulihkan posisi. Trader mungkin tidak memulihkan keuntungan yang seharusnya dihasilkan selama kebangkrutan, dan trader mungkin tidak memulihkan biaya ketidaknyamanan.
Ekspektasi ketiga adalah kompensasi bagi investor. Kompensasi mencakup sebagian dari kerugian, dan kompensasi mungkin tidak menanggung jumlah penuh. Trader harus memeriksa cakupan di yurisdiksi trader, dan trader harus mengajukan klaim segera setelah proses dibuka.
Cara melindungi diri Anda
Perlindungan pertama adalah memilih broker yang teregulasi. Broker harus teregulasi di yurisdiksi tingkat-1, dan broker harus memisahkan dana klien. Trader harus memverifikasi lisensinya, dan trader harus membaca pengungkapan risiko dari broker.
Perlindungan kedua adalah menjaga saldo yang kecil. Trader tidak boleh menyimpan seluruh modal trading di satu broker, dan trader harus menyimpan sebagian modal di broker kedua atau di bank. Diversifikasi mengurangi dampak kegagalan satu broker.
Perlindungan ketiga adalah menggunakan autentikasi dua faktor. Autentikasi dua faktor menambahkan lapisan keamanan ke akun, dan autentikasi dua faktor mengurangi risiko akses tanpa otorisasi selama proses kebangkrutan.
Perlindungan keempat adalah menyimpan catatan. Trader harus menyimpan laporan akun, konfirmasi transaksi perdagangan, dan dokumen pajak. Catatan akan diperlukan untuk proses kebangkrutan, dan catatan akan diperlukan untuk pelaporan pajak.
Pertanyaan umum tentang kebangkrutan perusahaan pialang
Apakah dana saya aman jika pialang bangkrut? Dana yang dipisahkan (segregated funds) aman, dan dana tersebut dikembalikan kepada trader setelah proses kebangkrutan. Skema kompensasi investor mungkin menanggung sebagian kerugian, dan cakupannya bervariasi menurut yurisdiksi.
Bisakah saya tetap melakukan trading selama proses kebangkrutan? Tidak. Aktivitas trading dihentikan selama proses kebangkrutan, dan trader tidak dapat menempatkan trading baru. Posisi trader dapat dipindahkan ke pialang lain, dan posisi trader tidak dilikuidasi pada harga kebangkrutan.
Bagaimana jika pialang tidak teregulasi? Pialang yang tidak teregulasi tidak memiliki pemisahan dana, dan pialang tidak memiliki skema kompensasi investor. Trader dapat kehilangan seluruh setoran, dan trader memiliki upaya hukum yang terbatas. Trader sebaiknya selalu memilih pialang yang teregulasi.
Sumber daya terkait
Dari mana harus mulai
Jika Anda khawatir tentang kebangkrutan perusahaan pialang, langkah pertama yang paling berguna adalah memverifikasi lisensi, pemisahan dana, serta skema kompensasi investor untuk perusahaan pialang yang sedang Anda pertimbangkan. Daftar perbandingan broker kami mencantumkan perusahaan pialang berdasarkan yurisdiksi dan regulasinya, yang bersama-sama memberi tahu Anda apa yang ditawarkan broker tersebut sebelum Anda membuka akun.