Ini bukan nasihat investasi. Informasi yang diberikan hanya untuk tujuan edukasi dan informasi serta tidak merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual produk keuangan apa pun.
Produk berpengungkit tidak cocok untuk semua investor, dan kesesuaiannya bergantung pada pengalaman investor, toleransi risiko investor, serta kondisi keuangan investor. Pengungkit yang menghasilkan keuntungan 5 persen pada posisi 5:1 juga dapat menghasilkan kerugian 5 persen, dan kerugian dapat lebih besar daripada keuntungan karena spread, komisi, dan biaya pembiayaan. Investor harus memahami kriteria kesesuaian sebelum membuka posisi berpengungkit, dan investor harus mempertimbangkan alternatif jika kriteria tersebut tidak terpenuhi.
Siapa yang sebaiknya mempertimbangkan produk leverage
Kelompok pertama adalah trader yang berpengalaman. Trader yang telah melakukan ratusan transaksi, yang memahami mekanisme leverage, dan yang memiliki rekam jejak yang konsisten dapat mempertimbangkan produk leverage. Pengalaman diperlukan karena produk leverage membutuhkan keputusan yang cepat, dan produk leverage memerlukan pemahaman yang kuat tentang margin dan manajemen risiko.
Kelompok kedua adalah investor dengan toleransi risiko yang tinggi. Investor yang mampu menanggung kerugian 20 persen pada satu posisi tanpa panik, dan investor yang memiliki horizon waktu yang panjang, dapat mempertimbangkan produk leverage. Toleransi risiko yang tinggi diperlukan karena produk leverage dapat menghasilkan kerugian besar, dan produk leverage dapat menghasilkan kerugian besar dalam waktu singkat.
Kelompok ketiga adalah investor dengan portofolio yang terdiversifikasi. Investor yang memiliki portofolio yang terdiversifikasi, dan investor yang mampu kehilangan posisi leverage tanpa memengaruhi tujuan keuangan, dapat mempertimbangkan produk leverage. Diversifikasi diperlukan karena produk leverage menambah risiko pada portofolio, dan produk leverage seharusnya bukan bagian besar dari portofolio.
Siapa yang sebaiknya menghindari produk leverage
Kelompok pertama adalah pemula. Pemula yang masih mempelajari dasar-dasar trading, dan pemula yang belum memiliki rekam jejak yang konsisten, sebaiknya menghindari produk leverage. Pemula sebaiknya mulai dengan produk tanpa leverage, dan pemula dapat beralih ke produk leverage setelah pemula memiliki pengalaman.
Kelompok kedua adalah investor dengan toleransi risiko yang rendah. Investor yang tidak sanggup menghadapi kerugian 10 persen, dan investor yang membutuhkan uang untuk tujuan tertentu dalam jangka pendek, sebaiknya menghindari produk leverage. Toleransi risiko yang rendah tidak cocok dengan produk leverage, dan toleransi risiko yang rendah dapat menyebabkan panic selling pada waktu yang salah.
Kelompok ketiga adalah investor dengan portofolio yang terkonsentrasi. Investor yang memiliki porsi besar kekayaan pada satu saham atau satu sektor, dan investor yang tidak mampu menanggung kerugian dari posisi leverage, sebaiknya menghindari produk leverage. Konsentrasi menambah risiko, dan konsentrasi yang dikombinasikan dengan leverage dapat berakibat bencana.
Kelompok keempat adalah investor yang mendekati masa pensiun. Produk leverage terlalu berisiko untuk portofolio yang perlu menghasilkan pendapatan.
Penilaian kesesuaian
Kriteria pertama adalah pengalaman. Investor harus memiliki setidaknya satu hingga dua tahun pengalaman trading, dan investor harus memiliki rekam jejak yang konsisten. Pengalaman adalah prasyarat, dan pengalaman menjadi dasar dari manajemen risiko.
Kriteria kedua adalah toleransi risiko. Investor harus mampu menanggung kerugian 20 persen hingga 30 persen pada satu posisi, dan investor tidak boleh panik saat terjadi penurunan. Toleransi risiko adalah karakteristik pribadi, dan toleransi risiko dapat dinilai melalui kuesioner.
Kriteria ketiga adalah kondisi keuangan. Investor harus memiliki portofolio yang terdiversifikasi, dan investor harus memiliki penyangga kas untuk menutup margin call. Kondisi keuangan adalah fondasi manajemen risiko, dan kondisi keuangan harus stabil sebelum investor mempertimbangkan produk leverage.
Kriteria keempat adalah horizon waktu. Investor harus memiliki horizon waktu yang panjang, dan investor tidak perlu menggunakan uang tersebut untuk tujuan tertentu dalam jangka pendek. Horizon waktu memungkinkan investor untuk bertahan menghadapi penurunan, dan horizon waktu mengurangi tekanan untuk menjual pada waktu yang salah.
Risiko utama bagi investor yang tidak sesuai
Risiko pertama adalah amplifikasi kerugian. Investor yang tidak memahami leverage dapat kehilangan lebih dari setoran awal, dan investor dapat kehilangan seluruh setoran dalam satu transaksi. Amplifikasi kerugian adalah risiko utama dari produk leverage, dan amplifikasi kerugian diperbesar oleh spread, komisi, dan biaya pendanaan.
Risiko kedua adalah margin call. Investor yang tidak memiliki penyangga kas dapat dipaksa untuk melikuidasi posisi pada waktu yang paling buruk. Margin call dapat terjadi kapan saja.
Risiko ketiga adalah tekanan psikologis. Investor yang tidak mampu menangani tekanan dapat membuat keputusan secara emosional, dan investor dapat menjual pada waktu yang keliru.
Alternatif untuk investor yang berhati-hati
Alternatif pertama adalah pembelian saham tanpa leverage. Investor yang ingin berpartisipasi di pasar saham dapat membeli saham secara langsung, dan investor dapat membangun portofolio yang terdiversifikasi dari waktu ke waktu. Pembelian tanpa leverage adalah cara paling aman untuk berinvestasi, dan pembelian tanpa leverage cocok untuk semua investor.
Alternatif kedua adalah ETF. Investor yang ingin diversifikasi dapat membeli ETF, dan ETF dapat berupa ETF pasar yang luas atau ETF sektor. ETF adalah cara berbiaya rendah untuk berinvestasi, dan ETF cocok untuk investor dengan akun kecil.
Alternatif ketiga adalah reksa dana. Investor yang ingin manajemen profesional dapat berinvestasi dalam reksa dana. Reksa dana cocok untuk investor yang menginginkan pendekatan yang lebih hands-off.
Pertanyaan umum tentang kesesuaian produk leverage
Berapa pengalaman minimum untuk produk leverage? Pengalaman minimum adalah satu hingga dua tahun perdagangan yang konsisten, dan pengalaman minimum mencakup rekam jejak perdagangan yang menguntungkan. Pemula tidak boleh menggunakan produk leverage.
Bisakah saya menggunakan produk leverage dengan akun kecil? Ya, tetapi akun kecil lebih rentan terhadap margin call, dan akun kecil dapat habis hanya oleh satu transaksi. Trader dengan akun kecil sebaiknya menggunakan leverage yang lebih rendah, dan trader harus menyimpan penyangga kas.
Berapa leverage maksimum untuk klien ritel? Di Uni Eropa, leverage maksimum untuk klien ritel adalah 1:30 pada pasangan forex utama dan 1:5 pada saham. Leverage maksimum ditetapkan oleh regulator, dan leverage maksimum dirancang untuk melindungi trader ritel.
Sumber daya terkait
Dari mana memulai
Jika Anda sedang menilai produk leverage, langkah pertama yang paling bermanfaat adalah mengevaluasi pengalaman, toleransi risiko, kondisi keuangan, dan cakrawala waktu. Perbandingan broker kami mencantumkan broker yang menawarkan produk leverage dan leverage yang tersedia, yang bersama-sama memberi tahu Anda apa yang ditawarkan broker tersebut sebelum Anda melakukan perdagangan leverage pertama.