Ini bukan nasihat investasi. Informasi yang diberikan hanya untuk tujuan edukasi dan informasi serta tidak merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual produk keuangan apa pun.
Leverage, dalam trading saham, adalah penggunaan uang pinjaman untuk mengambil posisi yang lebih besar daripada yang biasanya dapat dilakukan oleh kas trader. Trader menyetor sebagian kecil dari nilai posisi sebagai deposit, dan broker meminjamkan sisanya. Posisi tersebut berperilaku seolah-olah trader memiliki seluruh jumlah, dan keuntungan atau kerugian dihitung berdasarkan ukuran posisi penuh. Uang tunai yang disetorkan trader adalah satu-satunya uang yang berisiko, tetapi imbal hasil (positif atau negatif) diperbesar oleh rasio leverage.
Contoh dasar
Seorang trader memiliki €10.000 di akun broker dan ingin membeli saham senilai €30.000. Trader tersebut menyiapkan €10.000 dari uang tunai miliknya sendiri dan meminjam €20.000 dari broker. Posisi tersebut adalah posisi long senilai €30.000, dan kas trader adalah ekuitas dalam posisi tersebut. Rasio leverage adalah 3:1, artinya posisi tersebut tiga kali lipat dari kas trader.
Jika harga saham naik 10%, nilai posisi menjadi €33.000, dan trader berutang kepada broker sebesar €20.000 ditambah biaya pembiayaan apa pun. Ekuitas trader adalah €13.000 dikurangi biaya pembiayaan, yang merupakan imbal hasil 30% atas €10.000 awal. Jika harga saham turun 10%, nilai posisi menjadi €27.000, dan ekuitas trader adalah €7.000 dikurangi biaya pembiayaan, yang merupakan kerugian 30%.
Leverage 3:1 memperbesar pergerakan 10% menjadi pergerakan 30% pada kas trader. Penguatan ini bekerja dalam kedua arah, dan trader yang benar mengenai arah pergerakan saham mendapatkan imbal hasil yang lebih besar dibandingkan posisi tanpa leverage. Trader yang salah mengenai arah pergerakan saham akan kehilangan jumlah yang lebih besar.
Bagaimana broker meminjamkan uangnya
Broker meminjamkan uang dengan jaminan berupa kas trader dan posisi itu sendiri. Kas dan posisi tersebut menjadi agunan untuk pinjaman, dan broker memiliki kepentingan yang dijamin atas keduanya. Jika posisi bergerak melawan trader, ekuitas di akun turun, dan kepentingan broker yang dijamin menjadi bagian yang lebih besar dari akun. Jika ekuitas turun di bawah ambang batas yang ditetapkan (maintenance margin), broker mengeluarkan margin call.
Margin call adalah cara broker menyampaikan bahwa ekuitas trader tidak lagi cukup untuk mendukung pinjaman. Trader diminta untuk menyetor lebih banyak kas, menutup sebagian posisi, atau keduanya. Jika trader tidak merespons, broker menutup posisi pada harga terburuk yang tersedia, mengunci kerugian, dan mengenakan biaya.
Biaya pinjaman
Pinjaman itu tidak gratis. Trader membayar tingkat pembiayaan atas bagian yang dipinjam, dan tingkat tersebut dipublikasikan di halaman produk broker. Tingkatnya biasanya 2% hingga 4% di atas tingkat kas broker, dan tingkat itu terakumulasi setiap hari. Biaya dibayar baik posisi menghasilkan keuntungan maupun mengalami kerugian, dan ini menjadi beban nyata terhadap imbal hasil.
Biaya pinjaman adalah alasan paling umum mengapa posisi yang menggunakan leverage berkinerja lebih rendah daripada posisi tanpa leverage dalam jangka waktu panjang. Seorang trader yang memegang posisi leverage 3:1 selama setahun dan menghasilkan imbal hasil kotor 10% pada aset yang mendasarinya menghasilkan imbal hasil sebesar 30% × faktor leverage dikurangi biaya pembiayaan. Biaya pembiayaan adalah 2% hingga 4% pada bagian yang dipinjam, yang setara dengan 4% hingga 8% pada kas trader. Biaya tersebut berakumulasi, dan dibayar baik saat perdagangan menang maupun kalah.
Rasio leverage
Rasio leverage adalah ukuran posisi dibagi dengan kas trader. Rasio leverage 2:1 berarti posisi tersebut dua kali kas trader, dan rasio leverage 5:1 berarti posisi tersebut lima kali kas trader. Rasio leverage adalah pengali atas imbal hasil trader, dan ini adalah parameter paling penting dalam perdagangan.
Rasio leverage ditetapkan oleh Broker dan regulator. Broker menetapkan leverage maksimum yang tersedia untuk instrumen tersebut, dan regulator menetapkan leverage maksimum yang tersedia untuk trader ritel di yurisdiksi trader. ESMA di UE membatasi leverage ritel untuk saham-saham utama hingga 1:5, yaitu rasio leverage 5:1 atau margin awal 20%. FCA di Inggris memiliki batasan serupa. Broker lepas pantai dapat menawarkan leverage yang lebih tinggi, tetapi perlindungan regulasinya lebih tipis.
Panggilan margin
Panggilan margin adalah mekanisme broker untuk mengelola pinjaman. Panggilan ini terjadi pada maintenance margin, yang biasanya lebih rendah daripada initial margin. Untuk saham AS besar dengan initial margin 50% dan maintenance margin 25%, posisi dibuka dengan setoran €5.000 pada posisi €10.000, dan panggilan margin terjadi ketika ekuitas trader turun menjadi 25% dari nilai posisi, yaitu €2.500.
Panggilan margin adalah peristiwa nyata dengan konsekuensi nyata. Trader yang tidak menanggapi panggilan tersebut dipaksa untuk menutup posisi pada harga terburuk yang tersedia, dan kerugian terkunci. Trader yang menanggapi panggilan dengan menambahkan uang tunai berarti sedang melakukan taruhan ganda pada posisi yang sedang merugi, dan melakukan taruhan ganda tersebut jarang menjadi langkah yang tepat.
Penggunaan leverage yang jujur
Leverage adalah alat untuk posisi taktis jangka pendek, untuk lindung nilai (hedging), dan untuk efisiensi modal. Trader yang menggunakan leverage untuk menahan dalam jangka panjang membayar biaya pendanaan untuk seluruh periode penahanan, dan biaya tersebut menjadi beban nyata yang menggerus imbal hasil. Trader yang menggunakan leverage untuk taruhan arah tanpa lindung nilai (unhedged) terekspos pada penurunan nilai (drawdown) penuh pada posisi, dan drawdown tersebut bisa lebih besar daripada anggaran risiko trader.
Aturan yang jujur adalah menentukan ukuran posisi berdasarkan stop dan akun, serta menggunakan leverage apa pun yang diperlukan untuk menghasilkan risiko dolar yang tepat. Angka leverage adalah hasil dari penentuan ukuran posisi, bukan masukan. Trader yang bisa melakukannya secara konsisten menggunakan leverage dengan benar. Trader yang tidak bisa menggunakan leverage sebagai default, dan default tersebut jarang menjadi jawaban yang tepat.
Sumber daya terkait
Dari mana memulai
Jika Anda sedang mengevaluasi leverage untuk strategi Anda, latihan yang paling berguna adalah menghitung risiko dalam dolar pada titik stop, lalu menggunakan leverage yang diperlukan untuk menghasilkan risiko tersebut pada posisi yang kecil. Perbandingan broker kami mencantumkan leverage yang tersedia di setiap broker dan regulator yang mengawasi akun tersebut, yang bersama-sama memberi tahu Anda apa yang tersedia sebelum Anda membuka posisi.