Ini bukan nasihat investasi. Informasi yang diberikan hanya untuk tujuan edukasi dan informasi serta tidak merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual produk keuangan apa pun.
Mengganti kustodian berarti memindahkan akun trading saham Anda dari satu broker (kustodian dana dan sekuritas) ke broker lain. Prosesnya umumnya mudah untuk sebagian besar akun standar, dan broker baru biasanya akan menangani dokumen serta komunikasi dengan broker lama.
Kustodian adalah institusi yang menyimpan dana dan sekuritas di dalam akun. Bagi kebanyakan trader ritel, kustodian adalah broker. Mengubah kustodian berarti memindahkan aset ke broker lain, dan pemindahan dapat dilakukan dengan dua cara: transfer in-specie (sekuritas dipindahkan tanpa dijual) atau transfer tunai (sekuritas dijual dan uang tunai dipindahkan).
Transfer in-specie
Transfer in-specie, juga disebut transfer ACAT (di AS) atau transfer broker-ke-broker, memindahkan sekuritas dan uang dari akun lama ke akun baru tanpa memicu penjualan dan pembelian. Sekuritas dipindahkan apa adanya, dan dasar biaya (cost basis) tetap dipertahankan. Transfer ini adalah cara paling efisien untuk mengganti kustodian, karena aset tetap diinvestasikan sepanjang proses.
Broker baru memulai transfer atas nama pemilik akun. Pemilik akun mengisi formulir transfer dari broker baru, dengan memberikan nama broker lama, nomor akun, dan detail pemegang akun. Broker baru mengirimkan formulir tersebut ke broker lama, dan broker lama mentransfer aset.
Transfer biasanya memakan waktu 3-10 hari kerja di sebagian besar pasar yang sudah maju. Selama proses transfer, pemilik akun tidak dapat melakukan perdagangan atas posisi yang sedang dipindahkan. Broker lama mungkin mengenakan biaya transfer (biasanya $50-$150 di AS, €25-€100 di UE), dan broker baru dapat mengganti biaya tersebut sebagai bagian dari promosi.
Pemindahan dana (cash transfer)
Jika broker lama tidak mendukung transfer dalam bentuk efek (in-specie), atau jika pemilik akun lebih memilih pemutusan yang bersih, pemilik akun dapat menjual posisi, memindahkan dana ke broker baru, lalu membeli kembali posisi tersebut di sana. Proses ini lebih cepat (1-3 hari kerja agar dana tiba), tetapi memicu peristiwa pajak (penjualan/pelepasan sekuritas) dan mengekspos akun pada risiko pasar selama jeda antara penjualan dan pembelian kembali.
Pemindahan dana adalah pendekatan yang tepat jika pemilik akun memang ingin mengubah komposisi portofolio, atau jika ukuran akun cukup kecil sehingga biaya transaksi tidak terlalu berarti. Pendekatan ini tidak ideal untuk portofolio besar yang sudah lama dipegang, di mana konsekuensi pajak dari penjualan menjadi signifikan.
Yang perlu disiapkan untuk broker baru
Broker baru akan meminta informasi yang sama seperti saat membuka akun baru: identifikasi (paspor atau KTP, bukti alamat), nama broker lama dan nomor akun, serta tanda tangan pemilik akun pada formulir transfer. Beberapa broker juga meminta laporan terbaru dari broker lama untuk mengonfirmasi posisi dan cost basis.
Broker baru juga akan meminta pemilik akun untuk memilih jenis akun (individual, joint, corporate, trust) dan struktur biaya (standard, premium, active trader). Pilihan tersebut menentukan ketentuan custody, jadi pemilik akun sebaiknya memeriksa opsi sebelum memilih.
Yang perlu diperhatikan selama proses perpindahan
Risiko pertama adalah adanya jeda akses perdagangan. Selama proses transfer, posisi yang sedang dipindahkan dibekukan, dan pemilik akun tidak dapat memperdagangkannya. Jika pasar bergerak dengan cepat, pemilik akun mungkin melewatkan peluang perdagangan atau tidak dapat menutup suatu posisi. Solusinya adalah menutup semua posisi yang sensitif terhadap waktu sebelum memulai transfer, atau menerima adanya jeda tersebut.
Yang kedua adalah transfer yang tidak penuh. Beberapa Broker hanya mentransfer posisi yang memiliki nama yang sama dan mata uang yang sama. Jika akun memiliki posisi dalam mata uang berbeda atau atas nama yang berbeda (akun bersama), proses transfer bisa memakan waktu lebih lama atau memerlukan beberapa formulir.
Yang ketiga adalah biaya transfer. Broker lama mungkin mengenakan biaya untuk menutup akun atau untuk memindahkan aset. Pemilik akun sebaiknya memeriksa jadwal biaya Broker lama dan kebijakan penggantian biaya dari Broker baru sebelum memulai transfer.
Pertanyaan umum tentang mengganti kustodian
Bisakah saya mengganti kustodian jika saya memiliki pinjaman margin yang masih berjalan? Ya, tetapi prosesnya lebih kompleks. Pinjaman margin harus dilunasi pada saat transfer, karena kustodian baru tidak memiliki perjanjian margin dari broker lama. Trader mungkin perlu menjual beberapa posisi untuk melunasi pinjaman, atau mentransfer agunan dan mengambil pinjaman margin baru di broker yang baru.
Apakah saya akan kehilangan informasi cost basis saya? Cost basis seharusnya ditransfer sebagai bagian dari transfer in-specie, tetapi tidak semua broker memberikannya dengan benar. Trader sebaiknya menyimpan salinan semua laporan dan konfirmasi transaksi, jika cost basis perlu dimasukkan secara manual di broker yang baru.
Apakah saya perlu menutup akun saya di broker lama? Broker lama biasanya akan menutup akun setelah transfer selesai. Jika tidak ada posisi atau saldo kas yang tersisa, broker lama dapat menutup akun secara otomatis. Trader sebaiknya mengonfirmasi dengan broker lama bahwa akun tersebut sudah ditutup.
Sumber daya terkait
Mulai dari mana
Jika Anda sedang beralih kustodian, langkah pertama yang paling berguna adalah memeriksa kebijakan transfer dari broker baru, biaya transfer dari broker lama, dan perkiraan waktu transfer. Perbandingan broker kami mencantumkan kustodian di yurisdiksi utama serta kebijakan transfernya, yang bersama-sama memberi tahu seperti apa proses perpindahan sebelum Anda memulainya.