Ini bukan nasihat investasi. Informasi yang diberikan hanya untuk tujuan edukasi dan informasi serta tidak merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual produk keuangan apa pun.
Jawaban singkatnya adalah tidak. Perdagangan saham memerlukan akun brokerage, karena broker adalah perantara antara trader ritel dan bursa saham. Broker memegang uang dan sekuritas, mengeksekusi perdagangan, menyelesaikan pembayaran, dan mencatat transaksi untuk keperluan pajak dan kepatuhan regulasi. Tidak ada cara bagi trader ritel untuk mengakses bursa saham secara langsung tanpa melalui perantara yang memiliki keanggotaan bursa.
Pertanyaan ini sering muncul di kalangan trader yang mencari cara untuk berdagang tanpa biaya broker, tanpa ketentuan margin broker, atau tanpa persyaratan KYC broker. Jawaban jujurnya adalah tidak ada alternatif yang mencapai apa yang dicari trader tersebut.
Mengapa broker itu diperlukan
Bursa saham (NYSE, Nasdaq, LSE, Deutsche Börse, Euronext) adalah sistem tertutup. Hanya anggota bursa yang dapat memasang order langsung di bursa, dan anggota biasanya adalah institusi besar (bank, market maker, perusahaan perdagangan profesional). Trader ritel tidak bisa menjadi anggota, karena keanggotaan memerlukan modal yang besar, rekam jejak yang terbukti, dan kepatuhan terhadap aturan bursa.
Broker adalah jalur trader ritel menuju bursa. Broker memiliki keanggotaan bursa, dan broker mengeksekusi order trader ritel di bursa melalui keanggotaan broker tersebut. Peran broker adalah mengumpulkan order ritel dan memberi trader ritel akses ke likuiditas bursa.
Alternatif yang sebenarnya bukan alternatif
Ada beberapa produk yang dipasarkan sebagai alternatif untuk akun pialang, tetapi sebenarnya bukan alternatif yang sejati. Platform digital 100 bukan akun pialang; itu adalah produk opsi biner yang tidak melibatkan kepemilikan atas saham yang mendasarinya. Trader mengambil pandangan ya-atau-tidak pada level harga, bukan membeli saham.
Akun CFDs bukan akun pialang; itu adalah kontrak dengan Broker mengenai harga saham yang mendasarinya. Trader tidak memiliki saham tersebut, dan trader tidak memiliki hak pemegang saham (dividen, hak suara, akses proxy). CFDs adalah derivatif ber-leverage, dan tunduk pada ketentuan Broker serta aturan regulator.
Platform perdagangan peer-to-peer bukan akun pialang; itu adalah layanan pencocokan yang menghubungkan pembeli dan penjual secara langsung. Platform tidak menyediakan penyelesaian (settlement), kliring (clearing), atau kustodi (custody) yang biasanya disediakan oleh akun pialang. Trader yang menggunakan platform peer-to-peer menghadapi risiko pihak lawan dan risiko platform.
Program partisipasi langsung (DPP) atau rencana pembelian saham langsung (DSPP) tidak memerlukan akun pialang untuk pembelian awal, tetapi trader tetap membutuhkan akun pialang untuk menjual saham. DPP dan DSPP terbatas pada sejumlah kecil perusahaan (kebanyakan blue chips AS), dan mereka mengenakan biaya yang sebanding dengan biaya pialang.
Biaya karena tidak menggunakan broker
Trader yang mencoba berdagang tanpa broker mengambil peran broker tanpa infrastruktur broker tersebut. Trader harus menemukan pihak lawan, menegosiasikan harga, menyelesaikan pembayaran, mentransfer sertifikat saham (atau padanan elektroniknya), dan mencatat transaksi. Proses ini lebih lambat, lebih mahal, dan lebih berisiko dibandingkan dengan akun brokerage.
Biaya akun brokerage (komisi, spread, biaya platform) adalah biaya untuk kenyamanan, kecepatan, dan keamanan dari infrastruktur broker. Trader yang membayar biaya tersebut membayar untuk keanggotaan bursa broker, sistem kliring dan penyelesaian broker, kustodi broker atas aset, serta kepatuhan regulasi broker.
Pengecualian
Ada dua pengecualian, keduanya terbatas. Yang pertama adalah pengaturan akses tersponsori, di mana seorang trader ritel menggunakan keanggotaan milik broker melalui pengaturan sponsored access (SA) atau direct market access (DMA). Pengaturan ini umum dalam perdagangan institusional dan jarang dalam perdagangan ritel, karena broker mensyaratkan setoran besar dan rekam jejak yang terbukti.
Yang kedua adalah bursa efek yang menawarkan keanggotaan ritel langsung. Ada beberapa bursa seperti itu di UE dan Asia, tetapi biaya keanggotaan, persyaratan modal, dan beban kepatuhan terlalu tinggi bagi kebanyakan trader ritel. Keanggotaan tersebut lebih bermanfaat untuk perusahaan perdagangan kecil dibandingkan untuk trader ritel perorangan.
Pertanyaan umum tentang trading tanpa broker
Bisakah saya menggunakan akun brokerage milik teman? Tidak. Akun brokerage bersifat personal, dan pemegang akun bertanggung jawab atas konsekuensi pajak dan peraturan dari transaksi tersebut. Trading dari akun orang lain adalah bentuk trading tanpa otorisasi, dan broker dapat menutup akun serta melaporkan aktivitasnya.
Apakah robo-advisor sama dengan akun brokerage? Robo-advisor adalah akun terkelola di mana penasihat (robo) membuat keputusan investasi. Robo-advisor menyimpan portofolio di akun brokerage atas nama trader. Trader menggunakan keputusan dari robo, tetapi tetap memiliki akun brokerage.
Bisakah saya membeli saham langsung dari perusahaan? Beberapa perusahaan menawarkan rencana pembelian saham langsung (DSPP) yang memungkinkan trader membeli saham langsung dari perusahaan. Rencana ini terbatas pada sejumlah kecil perusahaan, dan trader tetap memerlukan akun brokerage untuk menjual saham tersebut nanti.
Sumber daya terkait
Dari mana memulai
Jika Anda mencoba untuk memperdagangkan saham, langkah pertama yang paling berguna adalah membuka akun pialang di Broker di yurisdiksi Anda, mendanai akun tersebut, dan melakukan perdagangan pertama Anda. Perbandingan broker kami mencantumkan Broker di yurisdiksi utama, setoran minimum, komisi, dan regulator, yang bersama-sama memberi tahu Anda seperti apa tampilan akun tersebut sebelum Anda membukanya.