Cara menyiapkan order OCO di platform trading Anda

Perintah OCO (one-cancels-the-other) adalah dua perintah yang saling terhubung, di mana salah satunya terisi, sementara yang lain dibatalkan. Berguna untuk breakout, stop-loss yang dipasangkan dengan target profit, dan re-entry. Berikut cara menyiapkannya.

Pernyataan Penyangkalan

Ini bukan nasihat investasi. Informasi yang diberikan hanya untuk tujuan edukasi dan informasi serta tidak merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual produk keuangan apa pun.

Versi bahasa Inggris dari peringatan risiko ini bersifat otoritatif. Terjemahan disediakan hanya untuk kenyamanan.

Perintah OCO (one-cancels-the-other) adalah dua perintah yang saling terhubung, di mana salah satunya terisi (fill), sementara yang lain otomatis dibatalkan. Perintah ini berguna ketika Anda ingin keluar dari suatu posisi pada salah satu dari dua level harga—biasanya target profit atau stop-loss—namun bukan keduanya. Yang pertama terisi yang menang; yang lainnya dibatalkan.

Artikel ini adalah panduan praktis: kapan perintah OCO masuk akal, cara menyiapkannya di platform yang umum, dan hal-hal yang perlu diperhatikan.

Kapan order OCO masuk akal

Tiga penggunaan yang umum:

  1. Bracket orders. Posisi long dengan target profit dan stop-loss. Tempatkan sell limit di atas harga saat ini dan sell stop di bawahnya. Yang pertama kali tersentuh akan terisi, sementara yang lain dibatalkan. Posisi ditutup pada salah satu dari dua harga.
  2. Breakout entries. Trader yang menunggu breakout di atas resistance atau breakdown di bawah support. Tempatkan buy stop di atas resistance dan sell stop di bawah support. Yang pertama kali terpicu masuk ke posisi; yang lain dibatalkan.
  3. Re-entries. Trader yang ingin long di atas suatu level dan short di bawahnya. Struktur yang sama seperti breakout entry, tetapi kedua sisi posisi dikelola.

Pola yang sama: order OCO adalah tentang pilihan. Anda tidak tahu sisi mana yang akan terpicu lebih dulu, tetapi Anda ingin siap untuk keduanya.

Cara menyiapkan OCO di platform yang umum

Langkah pastinya berbeda-beda tergantung broker, tetapi strukturnya sama. Di kebanyakan platform (thinkorswim, Interactive Brokers, Tastyworks, TradeStation):

  1. Klik kanan pada posisi atau buka tiket order. Sebagian besar platform memiliki opsi OCO di menu dropdown jenis order.
  2. Atur leg pertama. Biasanya ini adalah order limit (profit target) atau order stop (stop-loss).
  3. Atur leg kedua. Order yang saling melengkapi.
  4. Tautkan kedua leg sebagai OCO. Sebagian besar platform memiliki kotak centang atau tombol untuk menandai order sebagai OCO.
  5. Kirim (submit). Platform mengirim kedua order; satu terisi (fill), yang lainnya otomatis dibatalkan (cancel).

Platform juga memungkinkan Anda menyesuaikan harga dan jenis order setelah pengiriman. Tautan OCO dipertahankan sampai salah satu leg terisi atau Anda membatalkan keduanya secara manual.

Variasi umum

OCO dengan stop-limit di sisi stop

Perintah stop biasa berubah menjadi market order ketika dipicu, yang dapat menimbulkan slippage di pasar yang volatil. Perintah stop-limit berubah menjadi limit order pada harga yang ditentukan, sehingga menghindari slippage tetapi berisiko tidak tereksekusi jika harga melompat melewati limit.

Tukarannya: stop-market terisi dengan slippage; stop-limit terisi pada harga yang ditentukan atau tidak sama sekali. OCO dapat menggabungkan stop-market (untuk stop-loss) dengan limit order (untuk profit target), atau stop-limit untuk keduanya.

Trailing stop OCO

Trailing stop adalah stop yang menyesuaikan diri saat harga bergerak sesuai arah yang menguntungkan Anda. Trailing stop OCO menggabungkan trailing stop (stop-loss yang mengikuti harga naik) dengan order limit (target profit). Posisi akan ditutup pada trailing stop jika harga berbalik, atau pada limit jika target tercapai lebih dulu.

Trailing stop OCO berguna untuk trading momentum ketika Anda ingin menangkap pergerakan beberapa hari, tetapi keluar saat terjadi pembalikan. Trailing stop mengunci keuntungan saat harga naik; target limit menyediakan opsi keluar di sisi kenaikan.

OCO Berbatas Waktu

Beberapa platform memungkinkan Anda menetapkan masa berlaku pada OCO. OCO dibatalkan secara otomatis pada waktu berakhir jika tidak ada salah satu sisi yang terisi. Berguna untuk pengaturan yang hanya berlaku selama jangka waktu tertentu (misalnya, pengumuman pendapatan atau saat pasar dibuka).

Masa berlaku bersifat spesifik platform. Beberapa platform secara default menggunakan "good till cancelled" (GTC), yang berarti OCO tetap aktif tanpa batas waktu. Yang lain default ke "day" atau "good till close" (GTC). Tetapkan masa berlaku dengan sengaja berdasarkan strategi.

Apa yang bisa salah

Tiga pola:

1. Kedua leg terpicu di pasar yang bergerak cepat

Di pasar yang bergerak cepat, kedua leg bisa terpicu dalam milidetik yang sama. Platform mungkin mengisi salah satu, yang lain, atau keduanya — tergantung pada routing order. "OCO" hanya menjamin bahwa satu akan dibatalkan jika yang lain terisi lebih dulu; jika keduanya terisi sebelum platform sempat membatalkan, hasilnya bisa berupa close parsial atau berbalik ke sisi yang berlawanan.

Solusinya: jangan gunakan OCO di pasar yang kemungkinan bisa gap melewati kedua level. Gunakan stop-market dengan buffer atau terima risiko terjadinya partial fill.

2. Stop-leg yang terpicu pada wick

Pada wick sebuah candle, harga sempat menyentuh level stop tetapi ditutup di atasnya. Order stop-market terpicu pada wick dan terisi pada harga stop (atau lebih buruk). OCO membatalkan limit, tetapi Anda keluar karena noise.

Solusinya: gunakan stop-limit dengan buffer, atau gunakan konfirmasi berbasis waktu.

3. Platform tidak mendukung OCO yang sebenarnya

Beberapa platform hanya mendukung "linked orders" atau order "if-touched", yang terlihat seperti OCO tetapi memiliki logika pembatalan yang berbeda. Baca dokumentasi platform untuk memastikan perilaku OCO.

Cara mengevaluasi

Saat menyiapkan order OCO, tanyakan:

  • Apakah platform mendukung OCO yang benar (true OCO)? (Uji dengan order kecil pada saham yang likuid untuk memastikan perilakunya.)
  • Jenis order apa saja yang didukung pada setiap leg? (Stop-market, stop-limit, trailing stop, limit. Semakin banyak opsi, semakin banyak strategi yang bisa Anda jalankan.)
  • Berapa default masa berlakunya? (Day, GTC, atau kustom. Tetapkan dengan sengaja.)
  • Bagaimana penanganan partial-fill? (Jika hanya 50% dari leg limit yang terisi, apakah OCO dibatalkan? Kebanyakan platform membatalkan; beberapa mempertahankan leg yang belum terisi tetap aktif.)
  • Berapa slippage pada leg stop? (Stop-market terisi dengan slippage. Uji di akun paper-trading untuk melihat kualitas pengisian yang sebenarnya.)

FAQ

Apakah OCO sama dengan bracket order?

Bracket order adalah jenis spesifik dari OCO: order entry dengan target profit dan stop-loss yang ditautkan sebagai OCO. OCO secara umum bisa berupa dua order yang saling terhubung; bracket adalah salah satu penggunaan yang umum.

Bisakah saya menyiapkan OCO di beberapa akun?

Kebanyakan platform tidak mendukung OCO lintas akun. OCO diatur pada level posisi dalam satu akun.

Apa perbedaan antara OCO dan OTO (one-triggers-the-other)?

OTO adalah dua order yang saling terhubung sehingga order kedua hanya ditempatkan ketika order pertama terisi. OCO adalah dua order yang saling terhubung sehingga order kedua dibatalkan ketika order pertama terisi.

Apakah semua broker mendukung order OCO?

Kebanyakan broker tier-1 mendukungnya, termasuk Interactive Brokers, Schwab, Tastyworks, TradeStation, dan E*TRADE. Implementasinya berbeda-beda.

Sumber daya terkait

Dari mana mulai

Jika Anda ingin menggunakan order OCO dalam trading Anda, langkah pertama yang praktis adalah menyiapkan akun paper-trading dengan Broker yang mendukung jenis order tersebut, lalu menguji perilakunya dengan posisi kecil. Akun paper adalah satu-satunya cara untuk memverifikasi logika OCO platform sebelum Anda menginvestasikan uang sungguhan. Lihat tabel broker kami untuk daftar platform terkini yang mendukung OCO.