Ini bukan nasihat investasi. Informasi yang diberikan hanya untuk tujuan edukasi dan informasi serta tidak merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual produk keuangan apa pun.
Margin awal adalah setoran yang diminta Broker untuk membuka posisi berpengungkit, dan margin awal berbanding terbalik dengan pengungkit. Pengungkit 5:1 setara dengan margin awal 20 persen, pengungkit 10:1 setara dengan margin awal 10 persen, dan pengungkit 20:1 setara dengan margin awal 5 persen. Hubungannya adalah pembagian sederhana: persentase margin awal adalah 1 dibagi dengan pengungkit, lalu dikalikan 100.
Bagaimana hubungan tersebut bekerja
Trader yang ingin membuka posisi sebesar €50.000 dengan leverage 5:1 perlu menyetor margin sebesar €10.000. Broker meminjamkan sisa €40.000, dan broker menahan €10.000 tersebut sebagai jaminan (collateral). €10.000 itu adalah initial margin, dan 5:1 adalah leverage.
Leverage ditetapkan oleh broker atau oleh regulator, dan leverage bergantung pada aset yang mendasarinya. Di Uni Eropa, leverage maksimum untuk klien ritel adalah 1:30 pada pasangan forex utama dan 1:5 pada saham. Leverage lebih rendah untuk klien ritel dibandingkan klien profesional, dan leverage dirancang untuk melindungi trader ritel dari kerugian besar.
Cara menghitung initial margin
Rumusnya adalah: initial margin = nilai posisi / leverage. Trader yang ingin membuka posisi saham senilai €20.000 dengan leverage 5:1 membutuhkan €4.000 sebagai margin. Trader yang ingin membuka posisi senilai €100.000 dengan leverage 20:1 membutuhkan €5.000 sebagai margin.
Rumus ini juga dapat dinyatakan dalam bentuk persentase: initial margin percentage = 1 / leverage. Leverage 5:1 setara dengan initial margin 20 persen, dan leverage 20:1 setara dengan initial margin 5 persen.
Margin pemeliharaan
Margin pemeliharaan adalah ekuitas minimum yang harus dijaga trader di akun agar posisi tetap terbuka. Margin pemeliharaan lebih rendah daripada margin awal, dan margin pemeliharaan biasanya 50 persen hingga 75 persen dari margin awal. Margin awal 20 persen dapat memiliki margin pemeliharaan 10 persen hingga 15 persen.
Margin pemeliharaan menjadi pemicu untuk margin call. Trader yang memiliki margin awal €10,000 dan margin pemeliharaan 50 persen akan menerima margin call ketika ekuitas turun menjadi €5,000. Trader tersebut harus menyetor dana tambahan untuk mengembalikan ekuitas ke tingkat margin awal.
Bagaimana leverage dan margin memengaruhi perdagangan
Efek pertama adalah penguatan keuntungan dan kerugian. Leverage yang menghasilkan kenaikan 5 persen pada posisi 5:1 dapat menghasilkan kerugian 5 persen, dan kerugian bisa lebih besar daripada keuntungan karena spread, komisi, dan biaya pembiayaan. Trader yang menggunakan leverage tinggi dapat kehilangan seluruh setoran dalam satu perdagangan.
Efek kedua adalah risiko margin call. Semakin tinggi leverage, semakin kecil pergerakan yang memicu margin call. Posisi dengan leverage 20:1 akan habis oleh pergerakan berlawanan 5 persen, dan posisi dengan leverage 5:1 dapat bertahan terhadap pergerakan berlawanan 20 persen sebelum margin pemeliharaan dilanggar.
Efek ketiga adalah biaya pembiayaan. Posisi yang menggunakan leverage meminjam selisih antara nilai posisi dan margin awal, dan broker mengenakan bunga atas jumlah yang dipinjam. Biaya pembiayaan dibayar semalam, dan biaya pembiayaan dipotong dari akun. Biaya pembiayaan menambah biaya perdagangan.
Cara memilih leverage yang tepat
Leverage yang tepat bergantung pada toleransi risiko trader, pengalaman trader, dan volatilitas aset yang mendasarinya. Pemula sebaiknya menggunakan leverage yang rendah, dan pemula sebaiknya tidak tergoda oleh leverage tinggi yang ditawarkan oleh Broker lepas pantai. Trader yang konservatif sebaiknya menggunakan leverage 2:1 hingga 5:1, dan trader yang agresif dapat menggunakan leverage 5:1 hingga 10:1 pada saham yang likuid.
Trader juga harus mempertimbangkan volatilitas aset yang mendasarinya. Saham yang volatil membutuhkan leverage yang lebih rendah, dan saham yang stabil dapat mendukung leverage yang lebih tinggi. Rata-rata true range 14 hari adalah proksi yang berguna untuk volatilitas, dan leverage harus disesuaikan agar satu rata-rata true range tidak memicu margin call.
Pertanyaan umum tentang leverage dan initial margin
Berapa minimum initial margin? Minimum initial margin ditetapkan oleh Broker dan regulator. Di Uni Eropa, minimum initial margin untuk saham adalah 20 persen dari nilai posisi, yang setara dengan leverage 5:1. Broker off-shore mungkin menerima initial margin yang lebih rendah.
Apakah initial margin bisa berubah? Ya, Broker dapat mengubah initial margin kapan saja, terutama menjelang peristiwa berita atau selama periode volatilitas tinggi. Trader sebaiknya memeriksa kebijakan margin Broker, dan trader harus siap jika margin meningkat.
Apa yang terjadi jika initial margin tidak terpenuhi? Broker menolak order. Trader yang tidak memiliki ekuitas yang cukup di akun tidak dapat membuka posisi, dan trader sebaiknya menambahkan dana atau mengurangi ukuran posisi.
Sumber daya terkait
Dari mana memulai
Jika Anda sedang mengevaluasi leverage dan initial margin untuk trading saham, langkah pertama yang paling berguna adalah menghitung initial margin untuk posisi perwakilan, lalu membandingkannya di antara tiga hingga lima Broker. Perbandingan broker kami mencantumkan Broker yang menawarkan trading berleverage dan persyaratan margin, yang bersama-sama memberi tahu Anda apa yang ditawarkan Broker tersebut sebelum Anda melakukan trade berleverage pertama.