Ini bukan nasihat investasi. Informasi yang diberikan hanya untuk tujuan edukasi dan informasi serta tidak merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual produk keuangan apa pun.
Margin awal dan leverage adalah dua sisi dari ide yang sama. Margin awal adalah setoran yang Anda taruh untuk membuka posisi berleverage. Leverage adalah rasio ukuran posisi terhadap setoran. Jika Anda menaruh €1,000 untuk membuka posisi €5,000, maka margin awal adalah €1,000 dan leverage adalah 5:1. Dua angka tersebut terhubung oleh rumus sederhana, dan rumus itulah dasar dari setiap perhitungan margin call.
Rumus
Hubungannya adalah: initial margin = ukuran posisi / rasio leverage. Atau secara ekuivalen, rasio leverage = ukuran posisi / initial margin. Rasio leverage adalah pengali pada setoran trader, dan initial margin adalah jumlah dolar dari setoran tersebut.
Regulator menetapkan rasio leverage maksimum untuk trader ritel. ESMA di UE membatasi leverage ritel hingga 1:5 untuk saham-saham utama. FCA di Inggris memiliki batas serupa. ASIC di Australia telah memperketat aturannya agar sesuai. Broker lepas pantai dapat menawarkan leverage yang lebih tinggi, tetapi perlindungan regulasinya lebih tipis. Leverage maksimum yang diiklankan broker adalah leverage maksimum yang diizinkan regulator untuk tipe akun trader di yurisdiksi trader tersebut.
Apa yang dicakup oleh initial margin
Initial margin adalah setoran yang mengamankan posisi terhadap risiko gagal bayar oleh trader. Jika posisi bergerak melawan trader dan ekuitas trader turun di bawah ambang tertentu, broker mengeluarkan margin call. Initial margin adalah bantalan yang dimiliki trader sebelum margin call dipicu. Posisi dengan leverage 5:1 pada saham besar di banyak yurisdiksi memiliki maintenance margin sebesar 30%, yang berarti ekuitas trader harus turun 30% dari level awal sebelum margin call dipicu. Pada posisi 5:1, penurunan 30% pada posisi setara dengan pergerakan 6% yang merugikan trader. Setelah pergerakan 6%, broker akan mulai khawatir.
Hubungan antara initial margin dan maintenance margin adalah landasan pacu (runway) trader. Initial margin yang tinggi dengan maintenance margin yang rendah memberi trader runway yang panjang. Initial margin yang rendah dengan maintenance margin yang tinggi memberi trader runway yang pendek. Tarif margin yang dipublikasikan oleh perusahaan pialang adalah angka pertama; angka kedua lebih sulit ditemukan dan sering kali memerlukan pembacaan dokumen hukum.
Asimetri leverage
Rasio leverage yang sama yang memperbesar keuntungan 5% menjadi 25% juga memperbesar kerugian 5% menjadi kerugian 25%. Kerugian 25% lebih sulit untuk dipulihkan dibandingkan kerugian 5%, karena trader perlu kenaikan 33% untuk kembali ke titik impas. Efek penggandaan (compounding) dari kerugian adalah salah satu alasan broker membatasi leverage pada level yang lebih rendah untuk trader ritel dibandingkan untuk klien profesional atau institusional. Pembatasan ini mengakui bahwa trader ritel lebih mungkin salah menilai asimetri tersebut.
Asimetri paling menghukum di pasar yang bergerak cepat. Sebuah posisi yang turun (gap down) saat pembukaan dapat bergerak 10% atau lebih dalam satu sesi, yang pada posisi 5:1 berarti kerugian 50% dari modal trader. Kerugian 50% memerlukan kenaikan 100% untuk pulih, yang tidak dapat dihasilkan oleh kebanyakan trader dalam waktu yang tersedia. Posisi ditutup oleh broker pada momen terburuk, dan pemulihan tidak mungkin dilakukan.
Cara memikirkan margin awal yang tepat
Margin awal yang tepat adalah margin yang menghasilkan risiko dolar yang benar pada saat stop, bukan margin yang menghasilkan rasio leverage tertentu. Seorang trader dengan akun €10.000, risiko 1% per transaksi, dan stop yang berjarak 5% dari entry membutuhkan ukuran posisi yang menghasilkan kerugian €100 pada saat stop. Margin awal adalah apa pun yang diperlukan oleh ukuran posisi tersebut, dan angka leverage adalah apa pun yang tersirat oleh ukuran posisi itu.
Aturan umum adalah menentukan ukuran posisi sehingga risiko dolar adalah 1% dari akun, apa pun leverage-nya. Leverage adalah hasil, bukan masukan. Trader tidak perlu memikirkan apakah leverage-nya 2× atau 5×. Transaksinya sama.
Bagaimana regulator memperlakukan hubungan tersebut
Regulator memperlakukan initial margin dan leverage sebagai satu konsep. Batas leverage ESMA untuk trader ritel ditetapkan dalam hal initial margin. Batas 1:5 pada saham-saham utama berarti initial margin sebesar 20% dari nilai posisi. Batas 1:2 pada saham-saham minor berarti initial margin sebesar 50%. Batas tersebut ditetapkan dalam hal initial margin, tetapi bahasanya dapat dipertukarkan dengan leverage, karena keduanya adalah invers.
Batas leverage regulator bukanlah batas leverage broker. Broker dapat menerapkan batas yang lebih ketat jika aset yang mendasarinya kurang likuid, trader kurang berpengalaman, atau kebijakan risiko broker mewajibkannya. Batas yang dipublikasikan adalah maksimum, bukan lantai.
Sumber daya terkait
Mulai dari mana
Jika Anda membandingkan broker berdasarkan ketersediaan leverage, angka yang paling berguna adalah initial margin untuk instrumen yang ingin Anda trading, maintenance margin, dan kebijakan margin call. Perbandingan broker kami mencantumkan leverage dan instrumen yang memenuhi syarat di setiap broker, yang bersama-sama memberi Anda gambaran tentang biaya dan risiko seperti apa sebelum Anda membuka posisi.