Ini bukan nasihat investasi. Informasi yang diberikan hanya untuk tujuan edukasi dan informasi serta tidak merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual produk keuangan apa pun.
Memahami jenis-jenis order adalah salah satu keterampilan praktis pertama yang dibutuhkan setiap investor. Jenis order yang Anda pilih menentukan harga yang Anda bayar, kapan transaksi dieksekusi, dan apakah transaksi tersebut dieksekusi sama sekali.
Jenis-jenis order dasar
Market order
Market order membeli atau menjual segera pada harga terbaik yang tersedia. Ini menjamin eksekusi, tetapi tidak menjamin harga.
Kapan digunakan: Untuk saham dan ETF yang sangat likuid ketika Anda yakin harga saat ini sudah wajar dan ingin transaksi dieksekusi segera. Kapan dihindari: Untuk saham yang volatil, saham dengan volume rendah, atau saat trading di luar jam bursa ketika spread melebar.
Limit order
Limit order menetapkan harga maksimum yang bersedia Anda bayar (beli) atau harga minimum yang bersedia Anda terima (jual). Ini menjamin harga, tetapi tidak menjamin eksekusi.
Contoh buy limit: Saham diperdagangkan pada $100. Anda memasang buy limit di $98. Jika harga saham turun ke $98 atau lebih rendah, order Anda terisi. Jika tetap di atas $98, order tidak terisi.
Kapan digunakan: Untuk saham yang kurang likuid, ketika Anda menginginkan harga masuk atau keluar yang spesifik, atau ketika pasar sedang volatil.
Stop order (stop-loss)
Stop order akan memicu market order ketika saham mencapai harga yang ditentukan. Ini digunakan untuk membatasi kerugian atau melindungi keuntungan.
Contoh stop-loss: Anda membeli saham seharga $100. Sekarang saham tersebut diperdagangkan pada $120. Anda memasang stop di $110. Jika harga saham turun ke $110, stop Anda akan terpicu dan menjual pada harga yang tersedia berikutnya.
Risiko: Di pasar yang bergerak cepat, stop bisa terpicu tetapi harga eksekusi mungkin jauh di bawah harga stop (slippage). Stop tidak menjamin Anda menjual pada harga stop — hanya bahwa sebuah order akan dipicu pada harga tersebut.
Order stop-limit
Stop-limit menggabungkan pemicu stop dengan harga limit. Ketika harga stop tercapai, order limit ditempatkan.
Contoh stop-limit: Stop di $110, limit di $109. Jika saham turun ke $110, order limit pada $109 diaktifkan. Jika saham melompat turun di bawah $109, order tidak terisi.
Kapan digunakan: Saat Anda menginginkan perlindungan dari stop, tetapi perlu mengendalikan harga minimum yang dapat diterima.
Jenis order lanjutan
Trailing stop
Trailing stop mengikuti pergerakan harga saham ke atas dengan jumlah atau persentase tetap. Jika harga saham naik, stop ikut naik. Jika harga saham turun, stop tetap di tempat.
Contoh trailing stop: Anda menetapkan trailing stop 5% pada saham yang Anda beli seharga $100. Ketika harga saham naik ke $120, stop naik menjadi $114 (5% di bawah $120). Jika harga saham turun ke $114, order terpicu.
Paling cocok untuk: Melindungi keuntungan sambil membiarkan pemenang terus berjalan.
Bracket orders (OCO)
Perintah One-Cancels-the-Other (OCO) menempatkan dua perintah secara bersamaan: biasanya limit take-profit dan stop-loss. Saat salah satu terisi, yang lainnya otomatis dibatalkan.
Contoh OCO: Anda membeli pada $100. Anda menetapkan limit take-profit di $110 dan stop-loss di $95. Jika saham mencapai $110, Anda mengunci keuntungan dan stop dibatalkan. Jika turun ke $95, Anda memotong kerugian dan take-profit dibatalkan.
Paling cocok untuk: Menetapkan kedua kondisi keluar sekaligus — ideal untuk trading yang disiplin.
Good-Til-Cancelled (GTC) vs Day
Perintah Day akan kedaluwarsa pada penutupan pasar jika tidak terisi. Perintah GTC tetap terbuka sampai terisi atau Anda membatalkannya, sering kali dengan durasi maksimum 60-90 hari tergantung pada Broker.
Ringkasan jenis order
| Jenis Order | Menjamin Harga | Menjamin Eksekusi | Paling Cocok Untuk |
|---|---|---|---|
| Market | Tidak | Ya | Saham likuid, eksekusi cepat |
| Limit | Ya | Tidak | Harga masuk/keluar yang spesifik |
| Stop (stop-loss) | Tidak | Tidak (memicu market order) | Perlindungan dari kerugian |
| Stop-limit | Ya (dalam batas) | Tidak | Perlindungan kerugian yang terkontrol |
| Trailing stop | Tidak | Tidak | Melindungi keuntungan |
| OCO (bracket) | Tergantung pada leg | Tergantung pada leg | Keluar terkelola risiko |
Pertanyaan yang umum
Jenis order apa yang sebaiknya digunakan oleh pemula? Order market untuk membeli ETF dan saham yang likuid. Perbedaan harga antara order market dan limit pada sekuritas yang likuid hampir tidak berarti.
Bisakah saya membatalkan sebuah order? Ya, jika order tersebut belum terisi. Order market terisi hampir seketika dan tidak dapat dibatalkan.
Mengapa order limit saya tidak terisi? Saham tersebut tidak pernah mencapai harga limit Anda. Sesuaikan harga limit agar lebih dekat dengan harga pasar atau beralih ke order market.
Dari mana mulai
Buka akun paper trading di thinkorswim atau Webull dan latih menempatkan setiap jenis order tanpa mempertaruhkan uang sungguhan. Lalu gunakan panduan cara mulai berinvestasi untuk menempatkan order nyata pertama Anda.