Ini bukan nasihat investasi. Informasi yang diberikan hanya untuk tujuan edukasi dan informasi serta tidak merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual produk keuangan apa pun.
MetaTrader adalah platform dominan untuk trading forex dan CFDs, tetapi bukan pilihan default untuk trading saham. Trader saham memiliki kebutuhan yang berbeda (akses langsung ke bursa, data Level 2, berbagai jenis order yang lebih luas, dan semesta produk yang lebih besar), dan platform MetaTrader tidak dirancang untuk kebutuhan tersebut. Perbandingan antara MetaTrader dan platform trading saham bawaan menunjukkan trade-off di setiap area.
Platform terbaik untuk trading saham bergantung pada preferensi produk trader, strategi trader, dan yurisdiksi trader. Trader sebaiknya tidak menganggap bahwa platform forex yang paling populer juga merupakan platform saham terbaik.
Perbandingan jangkauan produk
MetaTrader tersedia melalui Broker yang menawarkan CFDs dan futures pada saham. Trader dapat memperdagangkan CFD saham (kontrak berpengungkit atas harga saham) dan futures satu saham (kontrak futures yang diperdagangkan di bursa atas saham tersebut). Trader tidak dapat memperdagangkan sahamnya secara langsung di MetaTrader, karena platform tidak memiliki akses ke bursa saham.
Platform perdagangan saham native (thinkorswim, Interactive Brokers, TradeStation, Fidelity's Active Trader Pro) menawarkan akses langsung ke bursa saham (NYSE, Nasdaq, LSE, Deutsche Börse, Euronext). Trader membeli dan menjual saham aktual, bukan derivatif dari saham tersebut. Jangkauan produknya mencakup saham, opsi, futures, ETF, reksa dana, dan obligasi.
Trader saham yang membutuhkan akses saham langsung sebaiknya menggunakan platform saham native. Trader saham yang merasa nyaman dengan CFDs saham atau futures dapat menggunakan MetaTrader.
Perbandingan kualitas data
MetaTrader menampilkan data dari server broker, dan data tersebut adalah data agregat dari penyedia likuiditas broker. Data mungkin mengalami keterlambatan (dari beberapa detik hingga beberapa menit, tergantung pada broker), dan data tidak mencakup data Level 2 (kedalaman buku pesanan) atau data yang spesifik bursa (kutipan market maker, data dark pool).
Platform saham native menampilkan data bursa secara real time, dengan data Level 2, data time and sales, kutipan market maker, dan data dark pool. Data tersebut adalah data mentah dari bursa, bukan data agregat dari broker.
Trader saham yang membutuhkan data bursa real time untuk day trading atau scalping sebaiknya menggunakan platform saham native. Swing trader yang tidak memerlukan data sub-detik dapat menggunakan MetaTrader dengan data agregat dari broker.
Perbandingan jenis order
MetaTrader mendukung jenis order standar (market, limit, stop, stop limit, trailing stop), dan platform ini tidak mendukung jenis order lanjutan yang umum pada platform saham bawaan (OCO, OTO, bracket orders, VWAP orders, iceberg orders, discretionary orders). Jenis order di MetaTrader sama untuk forex, CFDs, dan futures, dan jenis order tersebut tidak spesifik untuk trading saham.
Platform saham bawaan mendukung seluruh jangkauan jenis order yang spesifik untuk saham, dan platform dapat merutekan order ke bursa, dark pool, atau internaliser dengan harga terbaik. Trader saham yang menggunakan jenis order lanjutan sebaiknya menggunakan platform saham bawaan.
Perbandingan fitur charting dan analisis
Fitur charting dan indikator MetaTrader sebanding dengan platform saham bawaan. Charting-nya cepat, pustaka indikatornya besar, dan indikator kustom tersedia. Charting di MetaTrader adalah fitur terkuat platform ini, dan kemampuan charting-nya bersaing dengan charting pada platform saham bawaan.
Keunggulan MetaTrader dibanding platform saham bawaan adalah Expert Advisors (skrip trading otomatis). EA lebih terintegrasi ke dalam platform MetaTrader dibandingkan alat trading otomatis pada platform saham bawaan, dan ekosistem EA lebih besar serta lebih aktif.
Perbandingan biaya
MetaTrader gratis untuk diunduh dan digunakan, dan broker mengenakan spread serta komisi atas setiap transaksi. Biaya trading saham CFDs di MetaTrader sebanding dengan biaya trading saham di platform native, dengan perbedaan pada spread dan biaya pendanaan.
Biaya pendanaan (biaya untuk menahan posisi CFD ber-leverage semalaman) adalah biaya yang tidak dimiliki oleh platform saham native untuk posisi saham tunai. Trader CFD membayar biaya pendanaan setiap hari posisi ditahan; trader saham tidak membayar apa pun untuk menahan posisi saham semalaman.
Pertanyaan umum tentang perbandingan platform
Apakah MetaTrader lebih baik untuk pemula? MetaTrader lebih mudah dipelajari dibanding banyak platform saham profesional. Antarmukanya lebih sederhana, dan kurva belajarnya lebih singkat. Konsekuensinya adalah jangkauan produknya dan kualitas datanya.
Bisakah saya menggunakan MetaTrader bersama platform saham? Ya, banyak trader menggunakan MetaTrader untuk charting dan trading otomatis, serta platform saham bawaan untuk eksekusi dan data. Akun-akunnya terpisah, dan trader memindahkan dana sesuai kebutuhan.
Platform saham apa yang digunakan para profesional? Trader saham profesional menggunakan platform seperti Trader Workstation dari Interactive Brokers, thinkorswim milik TD Ameritrade, dan TradeStation. Platform-platform ini menawarkan akses pasar langsung, jenis-jenis order lanjutan, dan data real-time yang dibutuhkan para profesional.
Sumber daya terkait
Mulai dari mana
Jika Anda membandingkan MetaTrader dengan platform lain, langkah pertama yang paling berguna adalah menentukan kebutuhan trading Anda (produk, kualitas data, jenis order, fitur charting, biaya), lalu membandingkan platform berdasarkan kebutuhan tersebut. Panduan perbandingan broker kami mencantumkan broker berdasarkan tipe platform dan produk yang tersedia, yang bersama-sama memberi Anda gambaran seperti apa tampilan platform tersebut sebelum Anda membuka akun.