Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Leverage dalam Akun Modal Anda untuk Trading Saham

Menggunakan leverage di dalam akun modal adalah jenis khusus dari pinjaman margin: dana yang dipinjam ditempatkan di akun yang sama dengan ekuitas trader, dan keuntungan serta kerugian berlipat ganda pada seluruh saldo.

Pernyataan Penyangkalan

Ini bukan nasihat investasi. Informasi yang diberikan hanya untuk tujuan edukasi dan informasi serta tidak merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual produk keuangan apa pun.

Versi bahasa Inggris dari peringatan risiko ini bersifat otoritatif. Terjemahan disediakan hanya untuk kenyamanan.

Dalam konteks ini, akun modal adalah akun pialang keseluruhan trader, tempat ekuitas, dana pinjaman, dan posisi yang dihasilkan berada dalam satu kesatuan. Menggunakan leverage di dalam akun modal berbeda dengan menggunakan akun margin terpisah. Dana pinjaman menjadi bagian dari saldo yang sama, dan keuntungan serta kerugian berkembang (compound) pada seluruh akun, bukan pada satu posisi saja. Keputusan untuk menggunakan leverage di dalam akun modal adalah keputusan tentang seberapa banyak dari modal keseluruhan trader yang harus dideploy sebagai margin.

Apa yang sebenarnya dimaksud dengan "leverage dalam akun modal"

Dalam model satu-akun, trader mendanai akun dengan uang tunai, mengambil posisi dengan leverage, dan posisi tersebut berada di dalam akun yang sama. Margin pemeliharaan berlaku untuk akun, bukan untuk posisi. Penurunan nilai (drawdown) pada posisi yang menggunakan leverage dapat memicu margin call pada akun, yang memaksa trader untuk menutup posisi lain atau menambahkan dana tunai.

Dalam model multi-akun, trader memiliki akun kas dan akun margin yang terpisah. Margin call hanya berlaku untuk akun margin, dan akun kas tidak berisiko. Dua model ini berbeda dalam profil risikonya, bahkan ketika rasio leverage dan ukuran posisi sama.

Model akun modal adalah yang lebih umum untuk trader ritel yang menggunakan Broker online. Satu akun menampung ekuitas, dana pinjaman, dan posisi, dan margin call dipicu pada akun secara keseluruhan. Kenyamanan dari satu akun adalah biayanya: risiko lintas-posisi (cross-position risk).

Alasan untuk menggunakan leverage dalam akun modal

Kasus terkuat adalah kesederhanaan operasional. Satu akun lebih mudah dikelola dibanding dua atau lebih, margin call lebih mudah dipantau, dan posisi lebih mudah ditentukan ukurannya. Bagi trader dengan jumlah posisi yang sedikit, struktur akun tunggal adalah pilihan yang tepat.

Kasus kedua adalah biaya pinjaman. Pinjaman margin di dalam akun modal sering kali lebih murah daripada pinjaman terpisah di luar broker, karena broker memiliki posisi sebagai jaminan dan risiko kreditnya terkandung. Suku bunganya dipublikasikan di halaman produk broker, dan biasanya 2% hingga 4% di atas suku bunga kas broker.

Kasus ketiga adalah integrasi dengan portofolio lainnya. Pinjaman margin terhadap portofolio yang terdiversifikasi adalah cara untuk membebaskan kas untuk posisi taktis, dan margin call adalah fungsi dari portofolio, bukan dari posisi taktis. Penurunan nilai pada posisi taktis diimbangi oleh keuntungan dari bagian portofolio lainnya, dan margin call hanya terjadi ketika seluruh portofolio berada dalam risiko.

Kasus melawan penggunaan leverage dalam akun modal

Kasus utama yang melawan adalah risiko lintas-posisi. Penurunan nilai pada satu posisi dapat memicu margin call yang memaksa trader menutup posisi lain pada momen terburuk. Trader yang melakukan lindung nilai dengan basis long-short dapat dipaksa untuk menutup posisi short di bagian bawah saat terjadi crash pasar, sehingga mengunci kerugian pada posisi yang sebelumnya berfungsi sebagai lindung nilai. Lindung nilai tersebut dibongkar pada momen yang paling tidak menguntungkan.

Kasus kedua yang melawan adalah risiko konsentrasi. Trader yang mengambil posisi berleverage di dalam akun modal sedang mengonsentrasikan risiko pada akun, bukan pada posisi. Posisi memang berleverage, tetapi unit risikonya adalah akun. Penurunan nilai pada posisi yang secara persentase kecil dapat menjadi besar dalam nilai dolar, dan penurunan nilai dolar itulah jumlah yang harus ditambahkan trader ke akun atau jumlah posisi lain yang harus ditutup.

Kasus ketiga yang melawan adalah perlakuan regulasi. Di beberapa yurisdiksi, batas leverage ditetapkan pada level akun, bukan level posisi. Trader yang memiliki beberapa posisi berleverage dalam akun yang sama dapat dikenai batas leverage yang lebih rendah daripada yang diiklankan broker untuk satu posisi. Batas tersebut adalah tanggung jawab broker untuk menegakkannya, tetapi trader adalah pihak yang terkejut oleh margin call.

Kasus keempat yang melawan adalah godaan untuk menggunakan modal yang dibebaskan. Pinjaman margin membebaskan kas, dan kas adalah sebuah godaan. Trader yang mengambil pinjaman margin untuk mendanai posisi taktis berada satu keputusan lagi dari menggunakan kas untuk tujuan yang berbeda, sering kali tujuan yang lebih spekulatif. Disiplin untuk menyimpan kas sesuai tujuan awal lebih sulit daripada yang terdengar.

Cara menggunakan leverage di akun modal secara jujur

Penggunaan leverage yang jujur di akun modal adalah untuk tujuan tertentu yang dibatasi waktu, dengan stop, target, dan exit yang didefinisikan. Ukuran pinjaman adalah yang paling kecil yang mencapai tujuan tersebut, dan kas yang dibebaskan disimpan untuk tujuan awal, bukan dipakai ulang. Kebijakan margin call dipahami, dan trader memiliki kas yang tersedia untuk memenuhi panggilan tersebut.

Penggunaan leverage yang tidak jujur di akun modal adalah untuk mendanai hold jangka panjang, mengambil posisi yang lebih besar daripada anggaran risiko trader, atau membebaskan kas untuk tujuan spekulatif. Pinjaman bertambah secara bertahap dari waktu ke waktu, posisi melenceng, dan margin call terjadi pada momen terburuk. Trader akhirnya memiliki akun yang lebih kecil dan pandangan yang lebih buruk tentang pasar.

Sumber daya terkait

Dari mana memulai

Jika Anda membandingkan Broker untuk leverage pada akun modal, angka yang paling berguna adalah tingkat margin, margin pemeliharaan, jaminan yang memenuhi syarat, dan kebijakan cross-position margin call. Perbandingan broker kami mencantumkan tingkat margin dan jaminan yang memenuhi syarat di setiap Broker, yang bersama-sama memberi Anda gambaran tentang biaya dan risiko sebelum Anda mendanai pinjaman.