Ini bukan nasihat investasi. Informasi yang diberikan hanya untuk tujuan edukasi dan informasi serta tidak merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual produk keuangan apa pun.
Copy trading adalah strategi di mana seorang trader memilih strategi tertentu, portofolio, atau trader untuk dicopy, dan platform mereplikasi pendekatan yang dipilih di akun penyalin. Perbedaan antara copy trading dan social trading adalah tingkat keterlibatan: social trading melibatkan mengikuti tindakan seorang trader, sedangkan copy trading melibatkan mengikuti strategi atau portofolio yang telah ditetapkan.
Pendekatan ini paling berguna bagi trader yang telah menemukan strategi yang berhasil tetapi tidak memiliki waktu atau disiplin untuk menjalankannya sendiri. Penyalin mendelegasikan eksekusi kepada platform, dan platform menangani waktu, ukuran, serta manajemen risiko dari posisi yang dicopy.
Cara copy trading berbeda dari social trading
Copy trading berfokus pada penyalinan strategi atau portofolio, bukan menyalin trader. Strategi didefinisikan oleh penyedia strategi (trader lain di platform), dan platform mereplikasi posisi strategi tersebut di akun penyalin. Penyedia strategi tidak secara aktif mengelola posisi penyalin; platform yang melakukan replikasi berdasarkan aturan strategi.
Perbedaan utama adalah fleksibilitas. Pengikut social trading menyalin setiap posisi yang diambil trader yang diikuti, dan pengikut tidak dapat menyesuaikan salinannya. Penyalin copy trading dapat mengatur rasio penyalinan, tingkat risiko, dan kelas aset agar sesuai dengan profil penyalin.
Perbedaan kedua adalah transparansi. Pengikut social trading melihat metrik trader, tetapi tidak melihat alasan di balik keputusan trader. Penyalin copy trading melihat aturan strategi, rekam jejak strategi, dan metrik risiko strategi, serta penyalin dapat mengevaluasi strategi berdasarkan keunggulannya sendiri.
Cara memilih strategi untuk dicopy
Kriteria pertama adalah rekam jejak strategi. Rekam jejak harus minimal 12 bulan, dengan profil imbal hasil yang konsisten dan drawdown yang masih dapat dikelola. Strategi dengan rekam jejak bull market selama 6 bulan dan drawdown 50% bukanlah strategi yang telah diuji dalam berbagai kondisi pasar.
Kriteria kedua adalah transparansi strategi. Penyedia strategi harus mengungkapkan aturan strategi, kelas aset, leverage, level stop, dan pendekatan manajemen risiko. Strategi yang tidak mengungkapkan aturan adalah black box, dan pihak yang mencopy mengambil kredibilitas penyedia berdasarkan kepercayaan.
Kriteria ketiga adalah profil risiko pihak yang mencopy. Strategi dengan imbal hasil tahunan 30% dan drawdown 20% memiliki profil risiko yang berbeda dari strategi dengan imbal hasil tahunan 15% dan drawdown 5%. Pihak yang mencopy harus memilih strategi yang sesuai dengan toleransi kerugian pihak yang mencopy, bukan strategi dengan imbal hasil tertinggi.
Biaya copy trading
Biaya copy trading adalah jumlah dari biaya penyedia strategi, biaya platform, dan komisi broker atas trade yang disalin. Biaya penyedia strategi biasanya berupa persentase dari imbal hasil (10-30% dari keuntungan) atau biaya bulanan tetap. Biaya platform biasanya berupa spread pada trade atau biaya bulanan tetap.
Biaya-biaya tersebut dapat menggerus sebagian besar dari imbal hasil. Strategi yang menghasilkan imbal hasil tahunan 20%, dengan biaya kinerja 20%, biaya platform 1%, dan komisi broker standar, mungkin hanya menyisakan penyalin dengan imbal hasil bersih 14-15% setelah biaya dan komisi. Penyalin seharusnya menghitung total biaya (all-in fee) sebelum berkomitmen dengan jumlah yang berarti.
Biaya juga mencakup spread pada trade penyalin. Platform mungkin mengeksekusi trade copy dengan spread yang lebih lebar daripada yang akan didapat penyalin jika mengeksekusi trade yang sama secara manual. Spread adalah biaya tersembunyi yang dikenakan pada setiap trade, dan spread tersebut bertambah (compounds) seiring dengan jumlah trade yang dibuat oleh strategi.
Risiko copy trading
Risiko pertama adalah insentif dari penyedia strategi. Penyedia strategi dibayar biaya berbasis kinerja, dan biaya berbasis kinerja menciptakan insentif untuk mengambil risiko lebih besar daripada yang akan diambil oleh peniru (copier) jika melakukannya sendiri. Penyedia strategi yang dibayar 20% dari keuntungan dan 0% dari kerugian diinsentifkan untuk mengambil taruhan asimetris.
Risiko kedua adalah keandalan platform. Jika platform mati (offline) selama sesi yang volatil, posisi peniru tidak diperbarui, dan peniru mungkin melewatkan perdagangan yang kritis. Rekam jejak uptime platform adalah metrik yang berguna.
Risiko ketiga adalah regulasi. Copy trading diatur secara berbeda di berbagai yurisdiksi. Beberapa regulator mengharuskan penyedia strategi terdaftar sebagai penasihat investasi, dan beberapa regulator melarang copy trading sama sekali. Peniru seharusnya memeriksa status regulasi penyedia strategi dan platform sebelum menyetorkan dana.
Pertanyaan umum tentang copy trading
Bisakah saya berhenti menyalin strategi kapan saja? Ya, sebagian besar platform memungkinkan penyalin untuk berhenti menyalin kapan saja. Posisi yang sudah ada tetap berada di akun penyalin dan harus dikelola secara manual oleh penyalin.
Apa yang terjadi jika penyedia strategi berhenti trading? Salinan biasanya dijeda sampai penyedia melanjutkan atau platform menghapus strategi tersebut. Posisi yang sudah ada milik penyalin tetap terbuka, dan penyalin harus mengelolanya secara manual.
Apakah copy trading diatur? Copy trading diatur di beberapa yurisdiksi (Inggris, UE, Australia) dan tidak diatur di yurisdiksi lainnya. Penyalin sebaiknya memeriksa status regulasi platform dan penyedia strategi sebelum menyetorkan dana.
Sumber daya terkait
Mulai dari mana
Jika Anda sedang menilai copy trading sebagai sebuah strategi, fitur yang paling berguna untuk dibandingkan adalah rekam jejak penyedia strategi, struktur biaya, status regulasi platform, dan strategi yang tersedia. Perbandingan broker kami mencantumkan broker yang menawarkan copy trading serta fitur yang tersedia, yang bersama-sama memberi Anda gambaran seperti apa platform tersebut sebelum Anda memilih strategi pertama Anda.