Kelebihan dan Kekurangan ETF Berpengungkit

ETF berleveraj menawarkan imbal hasil harian yang diperbesar atas sebuah indeks. Sisi positifnya diperbesar; sisi negatifnya juga diperbesar. Produk ini dirancang untuk trading jangka pendek, bukan untuk investasi jangka panjang.

Pernyataan Penyangkalan

Ini bukan nasihat investasi. Informasi yang diberikan hanya untuk tujuan edukasi dan informasi serta tidak merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual produk keuangan apa pun.

Versi bahasa Inggris dari peringatan risiko ini bersifat otoritatif. Terjemahan disediakan hanya untuk kenyamanan.

Leveraged ETF adalah reksa dana yang diperdagangkan di bursa (exchange-traded funds) yang menggunakan derivatif (futures, swaps, options) untuk memberikan kelipatan dari imbal hasil harian indeks acuan. ETF leveraged 2× pada S&P 500 bertujuan menghasilkan imbal hasil 2% pada hari ketika indeks menghasilkan 1%, dan imbal hasil -2% pada hari ketika indeks menghasilkan -1%. Reset harian adalah fitur yang menentukan, dan reset harian menjadi sumber sekaligus potensi kenaikan dan potensi penurunan.

Produk ini dirancang untuk penempatan taktis jangka pendek, bukan untuk investasi buy-and-hold jangka panjang. Trader yang menggunakan leveraged ETF selama satu hari atau beberapa hari akan memperoleh imbal hasil yang kira-kira merupakan kelipatan dari imbal hasil indeks. Trader yang menahan produk tersebut selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun akan memperoleh imbal hasil yang terkikis oleh reset harian, biaya pendanaan, dan risiko gap.

Keunggulannya

Keuntungan utama dari leveraged ETF adalah kesederhanaan. Trader tidak perlu akun margin, tidak perlu mengelola leverage, dan tidak perlu menempatkan beberapa transaksi. Trader membeli satu unit ETF, dan manajer ETF menangani derivatif, pembiayaan, serta penyesuaian (reset) harian. Tugas trader adalah memilih arah (long atau inverse) dan leverage (2×, 3×).

Keuntungan kedua adalah likuiditas. ETF leveraged utama (ProShares UltraPro QQQ, ProShares Ultra VIX, Direxion Daily S&P 500 Bull 3× Shares) memiliki volume perdagangan yang tinggi, spread yang ketat, dan pasar opsi yang likuid. Trader dapat masuk dan keluar posisi dengan mudah, dan trader dapat menggunakan pasar opsi untuk strategi tambahan.

Keuntungan ketiga adalah diversifikasi. Leveraged ETF melacak indeks yang luas (S&P 500, Nasdaq 100, Dow Jones, indeks sektor), dan trader mendapatkan diversifikasi dari indeks tersebut dengan leverage dari produk. Trader tidak mengambil taruhan yang terkonsentrasi pada satu saham.

Keuntungan keempat adalah transparansi biaya. Rasio biaya (expense ratio) dari leveraged ETF diungkapkan dalam prospektus (biasanya 0.75-1.5% per tahun), dan biaya pembiayaan dimasukkan ke dalam imbal hasil harian. Trader mengetahui struktur biaya sejak awal, dan trader dapat membandingkan biaya antar produk.

Kekurangan

Kekurangan pertama adalah daily reset drag. Daily reset berarti bahwa imbal hasil produk selama periode beberapa hari bukanlah perkalian sederhana dari imbal hasil indeks. Pada pasar yang bergejolak tanpa pergerakan bersih, ETF leveraged akan kehilangan nilai karena daily reset. ETF leveraged 2× di pasar yang naik 1% pada hari Senin dan turun 1% pada hari Selasa menghasilkan imbal hasil -0.02% selama dua hari (bukan imbal hasil 0% dari indeks), dan kerugiannya berakumulasi dari waktu ke waktu.

Daily reset drag adalah alasan paling umum mengapa trader yang kurang berpengalaman kehilangan uang pada ETF leveraged. Trader yang membeli produk untuk ditahan dalam jangka panjang di pasar yang volatil menghasilkan imbal hasil yang jauh di bawah imbal hasil indeks, dan trader tersebut terkejut dengan hasilnya.

Kekurangan kedua adalah biaya pendanaan. ETF leveraged menggunakan derivatif yang memiliki biaya pendanaan, dan biaya tersebut dimasukkan ke dalam imbal hasil harian. Biayanya biasanya 1-2% per tahun pada ETF leveraged 2× dan 2-3% per tahun pada ETF leveraged 3×. Biaya tersebut dikenakan setiap hari, dan biaya ini menjadi beban nyata terhadap imbal hasil saat ditahan selama beberapa minggu.

Kekurangan ketiga adalah gap risk. ETF leveraged dipatok pada harga penutupan, dan gap pada pembukaan berikutnya tercermin dalam harga ETF. Gap turun 3% pada indeks menghasilkan kerugian 6% pada ETF leveraged 2× dan kerugian 9% pada ETF leveraged 3×. Gap risk paling terasa selama akhir pekan, hari libur, atau peristiwa yang sudah diketahui.

Kekurangan keempat adalah terbatasnya jangkauan produk. ETF leveraged hanya tersedia untuk indeks utama dan beberapa sektor. Trader yang ingin mengambil posisi leveraged pada saham tertentu atau indeks small-cap tidak dapat menggunakan ETF leveraged.

Kapan menggunakan ETF leveraged

Jawaban jujurnya adalah menggunakan ETF leveraged untuk posisi taktis jangka pendek (1-5 hari), dengan rencana keluar yang jelas dan stop yang ketat. Produk ini juga berguna sebagai lindung nilai (hedge) untuk posisi portofolio, di mana lindung nilai tersebut ditujukan untuk jendela risiko tertentu (sebuah musim laporan pendapatan, rapat Fed). Produk ini tidak berguna untuk posisi buy-and-hold jangka panjang.

Pertanyaan umum tentang ETF leveraged

Apakah ETF leveraged 3× lebih berisiko daripada 2×? Ya. ETF leveraged 3× tiga kali lebih sensitif terhadap pergerakan harian indeks, dan drag reset harian (daily reset drag) lebih besar. ETF 3× kehilangan nilai lebih banyak di pasar yang bergejolak (choppy) dan membutuhkan pergerakan indeks yang lebih besar untuk mencapai titik impas.

Bisakah saya menggunakan ETF leveraged untuk taruhan sektor? Ya, ada ETF leveraged untuk sektor-sektor utama (teknologi, finansial, energi, kesehatan, bioteknologi). ETF sektor memiliki daily reset yang sama dan risiko yang sama seperti ETF indeks luas.

Apakah ETF leveraged diatur? Ya, ETF leveraged diatur oleh SEC di AS dan oleh otoritas yang relevan di yurisdiksi lain. Penerbit ETF harus mengungkapkan rasio biaya (expense ratio), rasio leverage, dan kebijakan daily reset dalam prospektus.

Sumber daya terkait

Dari mana memulai

Jika Anda sedang mengevaluasi ETF leverage, fitur yang paling berguna untuk dibandingkan adalah rasio leverage, rasio biaya (expense ratio), kebijakan reset harian, dan indeks yang dilacak. Perbandingan broker kami mencantumkan ETF leverage yang tersedia di setiap broker serta rasio biayanya, yang bersama-sama memberi Anda gambaran seperti apa produknya sebelum Anda membelinya.